bisnis

Kisah Perjuangan Pempek Lala yang Hingga Kini Tetap Eksis di Palembang

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:46 WIB
Pempek Cek Lala berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu produsen pempek yang paling diburu di Palembang (dok. juraganpalembang)

Menjaga konsistensi rasa selama bertahun-tahun diakuinya bukanlah perkara mudah, terutama saat harga bahan baku di pasaran sedang tidak stabil. Namun, bagi Nyimas Fadilah, kepuasan pelanggan adalah aset terbesar bisnisnya.

"Dari dulu kami selalu mengutamakan kualitas. Ikan harus benar-benar segar dan cuko tidak boleh encer. Pelanggan itu pintar, mereka tahu mana pempek yang dibuat dengan bahan premium dan mana yang tidak. Bagi saya, mempertahankan resep asli Palembang adalah cara kami menghargai para pelanggan yang sudah setia sejak awal," ujar Nyimas Fadilah hangat.

Kisah sukses Pempek Cek Lala ini menjadi angin segar sekaligus inspirasi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Di era di mana tren kuliner berubah dengan sangat cepat, Pempek Cek Lala menunjukkan bagaimana sebuah bisnis kuliner tradisional bisa berkembang secara modern tanpa kehilangan jati dirinya.

Strategi yang diterapkan tidak hanya berfokus pada produksi, melainkan juga pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran dan adopsi metode pengemasan modern demi memperpanjang daya simpan produk.

Nyimas Fadilah menambahkan bahwa UMKM lokal tidak boleh takut untuk berinovasi dan memanfaatkan teknologi modern untuk memperluas jangkauan pasar.

Dengan mengombinasikan warisan resep turun-temurun dan inovasi manajemen usaha, Pempek Cek Lala berhasil bertransformasi dari usaha rumahan menjadi brand kuliner yang tangguh dan patut dicontoh oleh pelaku UMKM lainnya. *

Halaman:

Tags

Terkini