• Rabu, 24 Juni 2026

Festival Palembang Darussalam XXII/2026 Digelar, Jadi Penguatan Identitas Kota Palembang

Maya A., JuraganPalembang.id
- Rabu, 24 Juni 2026 | 14:48 WIB
Kegiatan Festival Palembang Darussalam XXII yang dibuka Rabu 24 Juni 2026
Kegiatan Festival Palembang Darussalam XXII yang dibuka Rabu 24 Juni 2026


Juraganpalembang.id - Kegiatan Festival Palembang Darussalam XXII tahun 2026 resmi dibuka, Rabu 24 Juni 2026. Festival tahunan ini akan menjadi penguatan identitas Kota Palembang.

Festival Palembang Darussalam diselenggarakan Kerukunan Keluarga Palembang (KKP), di Gedung AEKI Jalan Talang Semut Palembang.

Festival tahunan yang telah memasuki tahun ke-22 ini menghadirkan beragam kegiatan budaya, seni, dan ekonomi kreatif, melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Content Creator Kunjungi Pasar Pocong Telaga Swidak Palembang, Berada Persisi di Sebelah Kuburan

Mulai dari pertunjukan Syarofal Anam, pencak silat, cerios bebaso Palembang, stand up comedy bahasa Palembang, lomba mewarnai, pameran lukisan anak, hingga bazar UMKM dari 18 kecamatan di Kota Palembang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin IV Jaya Wikrama R.M. Fauwaz Diradja, Wali Kota Palembang Ratu Dewa.

Juga tampak, Ketua Umum KKP Kgs H Abdul Rozak, Ketua Panitia Festival RM Yusuf Indra Kesuma, Sekretaris KKP Mgs Syaiful Padli, serta jajaran pengurus KKP.

Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin IV Jaya Wikrama mengapresiasi konsistensi KKP yang terus menjaga keberlangsungan festival budaya tersebut selama lebih dari dua dekade.

Menurutnya, Festival Palembang Darussalam memiliki peran penting sebagai wadah pelestarian tradisi dan nilai budaya yang menjadi jati diri masyarakat Palembang.

Baca Juga: 154 Ribu Pekerja Palembang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Ekonomi Makin Sulit?

“Kita berharap Festival Palembang Darussalam dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan kualitas yang semakin meningkat. Saya sangat mengapresiasi pelaksanaannya,” ujar Sultan.

Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan bahwa festival tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari upaya mempertahankan identitas budaya di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.

“Pelestarian budaya menjadi sebuah keniscayaan agar identitas, karakter, dan kearifan lokal tidak tergerus oleh zaman,” kata Ratu Dewa usai membuka festival.

Ia mengingatkan bahwa Palembang merupakan kota tertua di Indonesia yang memiliki sejarah panjang, mulai dari kejayaan Kerajaan Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang Darussalam.

Warisan sejarah tersebut, menurutnya, telah melahirkan kekayaan budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Maya A.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Sembako Palembang 23 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 08:07 WIB