• Rabu, 24 Juni 2026

Program Kompor Listrik Lanjut 2027, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp815,56 Miliar

photo author
Citra U., JuraganPalembang.id
- Senin, 22 Juni 2026 | 16:29 WIB
Ilustrasi kompor listrik. Pemerintah bakal menggulirkan program kompor listrik pada 2027 untuk sektor rumah tangga. Anggaran di APBN yang disiapkan mencapai Rp815,56 miliar.
Ilustrasi kompor listrik. Pemerintah bakal menggulirkan program kompor listrik pada 2027 untuk sektor rumah tangga. Anggaran di APBN yang disiapkan mencapai Rp815,56 miliar.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,5 triliun direncanakan untuk mendukung tiga program prioritas, yakni pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), pengembangan kompor listrik, dan percepatan penggunaan motor listrik.

Secara rinci, program kompor listrik diusulkan memperoleh alokasi dana sekitar Rp815,56 miliar.
Sementara itu, program motor listrik diusulkan mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp675,24 miliar.

 

Kurangi Impor LPG
Dikatakan Bahlil, pengadaan kompor listrik untuk rumah tangga perlu dilakukan guna mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap LPG.

"Karena ini untuk mengurangi kebutuhan LPG, kita mencari untuk bauran energi lain. Jadi energi yang kita dorong ke depan, kompor listrik, CNG, macam-macam. Yang kita buat itu (kompor listrik) sebesar Rp 815,56 miliar," ujar Bahlil.

Menurut dia, sekitar 80 persen kebutuhan nasional terhadap LPG masih dipenuhi melalui impor.
Akibatnya Indonesia harus mengeluarkan devisa yang jumlahnya lumayan besar setiap tahun.

"Nah kalau kondisi ini terus kita biarkan tanpa mencari diversifikasi bauruan energi, itu akan menjadi soal. Maka salah satu alternatifnya adalah kita dorong kompor listrik," kata Bahlil.
Ia menyebut, nilai impor LPG mencapai sekitar Rp 120 triliun per tahun.

Angka tersebut bahkan bisa meningkat jadi sekitar Rp130 triliun ketika harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) berada pada level tinggi.

Selain biaya impor, pemerintah juga harus menanggung subsidi LPG yang nilainya telah melampaui Rp80 triliun.

 

Sasar Rumah Tangga Berdaya Listrik Rendah
Meski telah mengusulkan anggaran, pemerintah belum menetapkan jumlah pasti kompor listrik yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Bahlil mengatakan, jumlah unit yang akan disediakan diperkirakan baru dapat diumumkan pada Agustus mendatang.

Sebagai tahap awal, pemerintah akan menyiapkan kompor listrik yang dapat digunakan oleh rumah tangga dengan daya listrik di bawah 900 volt ampere (VA) atau watt.

Sasaran utama program ini adalah masyarakat di daerah dan pedesaan yang umumnya memiliki kapasitas listrik terbatas.

"Sebagai tahap awal, karena ada beberapa model kompor listrik, yang sekarang kami minta itu di sekitar di bawah 900 VA, supaya rakyat yang di daerah-daerah, di desa itu bisa pakai," ujar Bahlil.
Ia menegaskan, pemilihan spesifikasi tersebut dilakukan agar masyarakat dapat menggunakan kompor listrik tanpa harus menambah daya listrik rumah tangga mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Citra U.

Tags

Terkini

Harga Sembako Palembang 23 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 08:07 WIB